Bekasi Punya Rumah Kreatif Disabilitas Bangga Berdaya, 36 Difabel Dilatih Wirausaha Agar Mandiri
BEKASI — Rumah Kreatif Disabilitas Bangga Berdaya di Bekasi menjadi tempat bagi 36 penyandang disabilitas untuk mengasah kemampuan berwirausaha. Materi pelatihan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan pasar, sehingga para peserta diharapkan memiliki kompetensi mumpuni untuk menjalankan usaha secara mandiri.
Program ini tidak hanya berfokus pada pengembangan keterampilan teknis, tetapi juga bertujuan membangun kepercayaan diri para difabel. Dengan bekal yang diberikan, mereka diharapkan mampu membuka peluang usaha sendiri dan tidak lagi bergantung pada orang lain.
Modal Keterampilan untuk Hidup Mandiri
Rina, salah satu peserta pelatihan, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Ia merasa keterampilan yang diperoleh selama mengikuti pelatihan akan menjadi modal penting untuk meraih kemandirian finansial.
"Saya sangat bersyukur bisa mengikuti pelatihan ini. Keterampilan yang saya dapatkan di sini akan sangat membantu saya untuk mandiri," ungkap Rina.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan penyandang disabilitas yang lebih luas. Lewat pendekatan keterampilan praktis, para peserta diajak untuk melihat potensi diri mereka, bukan keterbatasan yang dimiliki.
Dukungan Lintas Sektor untuk Difabel
Pelatihan di Rumah Kreatif Disabilitas Bangga Berdaya mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan organisasi non-pemerintah. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjadikan program tersebut sebagai model pemberdayaan yang bisa direplikasi di daerah lain.
Melalui keterampilan yang diasah, para penyandang disabilitas diharapkan lebih percaya diri dalam mengelola usaha. Pada akhirnya, mereka bisa turut berperan aktif dalam menggerakkan roda perekonomian, sekaligus membuktikan bahwa difabel memiliki kapasitas yang setara.
Keberadaan rumah kreatif ini menjadi angin segar bagi upaya inklusivitas di Bekasi. Ke depannya, program serupa diharapkan terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak peserta, sehingga semakin banyak difabel yang bangkit dan berdaya.