Wisman China Masih Dominasi Kunjungan ke Sulut Juni 2026, Tembus 45,66 Persen dari Total 8.023 Turis

Wisatawan mancanegara asal China mendominasi kunjungan ke Sulawesi Utara pada Juni 2026 dengan total 3.663 kunjungan.
Penulis: Rapli
Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:03:02 WIB

MANADO — Angka kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulawesi Utara melonjak signifikan pada Juni 2026. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut mencatat total kunjungan wisman mencapai 8.023 orang, hampir dua kali lipat dibandingkan Juni 2025 yang hanya 3.742 kunjungan.

Pertumbuhan ini turut mendongkrak okupansi hotel berbintang di daerah tersebut. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada Juni 2026 tercatat 48,98 persen, naik 4,99 poin secara tahunan (year-on-year/yoy).

Pasar China dan Korea Selatan Kuasai 83 Persen Lebih

Kepala BPS Sulut Watekhi mengungkapkan, pemegang paspor China mendominasi kunjungan pada Juni 2026 dengan total 3.663 kunjungan. Posisi berikutnya ditempati wisman asal Korea Selatan yang mencatatkan 3.009 kunjungan atau setara 37,50 persen dari total kunjungan.

Dua negara ini berkontribusi lebih dari 83 persen dari keseluruhan wisman yang masuk ke Sulut. Adapun negara penyumbang wisman lainnya adalah Singapura dengan 225 kunjungan (2,80 persen), Amerika Serikat 192 kunjungan (2,39 persen), dan Australia 120 kunjungan (1,50 persen).

Wisatawan Nusantara Juga Tumbuh Dua Digit

Pergerakan wisatawan nusantara (wisnas) juga menunjukkan tren positif. BPS mencatat jumlah perjalanan wisnas pada Juni 2026 mencapai 1,25 juta perjalanan. Angka ini naik 1,60 persen dibandingkan Mei 2026 yang tercatat 1,23 juta perjalanan.

Jika dibandingkan dengan Juni tahun lalu, pertumbuhan wisnas mencapai 31,79 persen. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, jumlah perjalanan wisnas hanya tercatat 1.126 perjalanan.

Hotel Berbintang Manado Mulai Padat di Akhir Pekan

Meningkatnya jumlah turis asing dan domestik berdampak langsung pada tingkat okupansi hotel. TPK hotel bintang di Sulut pada Juni 2026 naik 3,03 poin dibandingkan Mei 2026 (month-to-month/mtm).

Kenaikan ini mengindikasikan sektor perhotelan mulai bergeliat setelah sebelumnya sempat lesu. Peningkatan kunjungan wisman China dan Korea Selatan disebut menjadi pendorong utama tingginya permintaan kamar hotel di Manado dan sekitarnya.

Reporter: Rapli