Breaking

Karhutla di Konawe Selatan Padam, TNI-Polri, Damkar, dan Warga Bersatu Jaga Permukiman

RE
Sabtu, 03 Oktober 2026
Karhutla di Konawe Selatan Padam, TNI-Polri, Damkar, dan Warga Bersatu Jaga Permukiman

KONAWE SELATAN — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Lebo Jaya, Kecamatan Konda, Konawe Selatan, berhasil dipadamkan melalui sinergi lintas instansi. Personel Babinsa Koramil 09/Ranomeeto jajaran Kodim 1417/Kendari, Bhabinkamtibmas, tim Dinas Pemadam Kebakaran, dan warga bahu-membahu menyisir titik api hingga lokasi dinyatakan aman.

Danramil 1417-09/Ranomeeto Kapten Inf Herman menyatakan, kerja sama cepat antarpihak menjadi kunci utama dalam penanganan kebakaran tersebut. Menurutnya, api berpotensi merambat ke area permukiman dan lahan perkebunan warga jika tidak segera ditangani.

Mengapa Sinergi Lintas Instansi Jadi Kunci Penanganan

Sejak informasi kebakaran diterima, personel TNI-Polri bersama petugas Damkar dan warga langsung menuju lokasi. Mereka bekerja sama memadamkan sejumlah titik api agar kobaran tidak meluas ke area sekitar.

“Sinergi dan kolaborasi ini menjadi langkah cepat untuk mencegah api meluas. Kami bersama seluruh pihak berupaya memastikan api segera padam dan tidak merambah ke area permukiman maupun perkebunan warga,” ujar Herman.

Di lokasi, petugas gabungan bersama warga menyasar titik-titik api menggunakan peralatan pemadam dari armada Damkar. Warga dan petugas juga memanfaatkan perlengkapan yang tersedia di lapangan untuk mempercepat proses pemadaman.

Penyisiran dan Pemantauan Bara Api di Desa Lebo Jaya

Tim terus menyisir lokasi hingga memastikan seluruh titik api padam. Mereka juga memantau area sekitar untuk mencegah munculnya kembali bara dan asap yang bisa memicu kebakaran susulan.

Herman mengapresiasi kesiapsiagaan seluruh pihak yang ikut menangani Karhutla. Menurutnya, kerja sama antara aparat, petugas Damkar, dan masyarakat mempercepat penanganan kebakaran di lapangan.

“Kami mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Mari bersama-sama mencegah Karhutla agar tidak kembali terjadi dan meluas,” pungkasnya.

Imbauan Warga: Hindari Buka Lahan dengan Cara Membakar

Kewaspadaan masyarakat menjadi faktor penting mencegah Karhutla berulang, terutama saat membuka atau membersihkan lahan. Praktik membakar lahan dinilai menjadi salah satu pemicu utama kebakaran yang berpotensi merambat ke area permukiman dan perkebunan.

Penanganan di Desa Lebo Jaya menunjukkan koordinasi antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, Damkar, dan warga berjalan efektif. Pola serupa diharapkan terus diterapkan di wilayah lain Konawe Selatan yang rawan Karhutla.

Sumber: sulutnews.com

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua