Breaking

Lapas Amurang Latih Warga Binaan Budidaya Ayam Petelur untuk Bekal Usaha Mandiri

RE
Minggu, 27 September 2026
Lapas Amurang Latih Warga Binaan Budidaya Ayam Petelur untuk Bekal Usaha Mandiri

AMURANG — Kalapas Amurang Eduard Kaligis menyatakan kegiatan budidaya ayam petelur itu dirancang sebagai pembinaan kemandirian bagi warga binaan, bukan sekadar pengisian waktu selama menjalani masa pidana.

Materi pelatihan mencakup rangkaian teknis dari hulu ke hilir. Warga binaan dilatih memberi pakan dan minum, menjaga kebersihan kandang, memantau kesehatan ayam, sampai mengumpulkan dan menangani telur yang dihasilkan.

"Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Lapas Kelas III Amurang dalam memberikan keterampilan praktis dan pengalaman kerja kepada warga binaan melalui kegiatan produktif di bidang peternakan," kata Eduard Kaligis di Amurang, Sabtu.

Disiplin dan Kerja Sama Jadi Bagian Pembinaan

Selain keterampilan teknis, program ini menekankan pembentukan sikap kerja. Warga binaan dilatih menjaga rutinitas pemeliharaan ternak agar terbiasa bekerja teratur.

"Melalui kegiatan tersebut, WBP tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan teknis budidaya ayam petelur, tetapi juga dilatih bersikap disiplin," ujarnya.

Kaligis menambahkan, peserta program diharapkan mampu membangun kerja sama dan mengelola kegiatan secara teratur. Dua hal itu dinilai penting ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.

Dukungan Ketahanan Pangan Lapas

Budidaya ayam petelur di Lapas Amurang tidak hanya berdampak pada pembinaan warga binaan. Kegiatan ini turut mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan dan pengelolaan sumber daya secara produktif.

Hasil peternakan diharapkan memberi nilai tambah dan menjadi bagian dari pengembangan program pembinaan berkelanjutan di lapas tersebut.

Persiapan Kembali ke Masyarakat

Kaligis menegaskan, pembinaan ini diarahkan pada kesiapan warga binaan mengembangkan usaha produktif secara mandiri setelah selesai menjalani masa pidana.

"Pembinaan ini diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi warga binaan dalam mempersiapkan diri ketika kembali ke tengah-tengah masyarakat dan mengembangkan usaha produktif secara mandiri setelah selesai menjalani masa pidana," sebutnya.

Lapas Kelas III Amurang menyatakan akan terus menghadirkan kegiatan pembinaan yang edukatif dan produktif. Fokusnya, peningkatan keterampilan warga binaan sebagai bagian dari proses pemasyarakatan dan persiapan reintegrasi sosial.

Sumber: manado.antaranews.com

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua