MANADO — Ketersediaan beras sebanyak 34.602 ton itu disebut Gubernur sebagai bagian penting upaya pemerintah menjaga stabilitas pangan dan memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok. Angka itu menjadi acuan Pemprov Sulut menghadapi potensi lonjakan permintaan menjelang akhir tahun.
"Di tengah dinamika iklim dan ancaman fenomena El Nino yang dapat mempengaruhi produksi sejumlah komoditas pangan, kami memastikan kondisi stok beras di Sulawesi Utara saat ini tetap aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat," ujar Gubernur di Manado, Sabtu.
Apa Saja Tujuh Komoditas yang Disubsidi Menjelang Natal dan Tahun Baru?
Pemprov Sulut menyiapkan langkah antisipasi menghadapi Natal dan tahun baru melalui subsidi terhadap tujuh komoditas pangan. Ketujuhnya adalah minyak goreng, gula pasir, bawang merah, bawang putih, daging ayam, cabai rawit, dan telur ayam.
Subsidi itu menyasar kebutuhan dapur rumah tangga yang biasanya meningkat konsumsinya pada periode akhir tahun. Pemprov menargetkan harga di pasar tetap terkendali selama lonjakan permintaan berlangsung.
Gerakan Pangan Murah Digelar di 417 Titik hingga Awal Oktober 2026
Selain subsidi, Pemprov Sulut memperkuat stabilisasi harga lewat Gerakan Pangan Murah (GPM). Hingga minggu pertama Oktober 2026, GPM telah dilaksanakan di 417 titik dan akan terus diperluas.
"Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga terus memperkuat langkah stabilisasi melalui Gerakan Pangan Murah (GPM)," ujar Gubernur.
Program itu disebut sebagai upaya menyediakan kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat. Perluasan titik GPM diarahkan menjangkau warga yang selama ini kesulitan mengakses pangan bersubsidi.
Mengapa Stok Beras Jadi Kunci Menjelang Akhir Tahun?
Gubernur menyebut ketersediaan beras menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah menjaga stabilitas pangan. Menjelang akhir tahun, kebutuhan terhadap beras diperkirakan berpotensi mengalami peningkatan.
Provinsi berpenduduk lebih 2,7 juta jiwa itu menghadapi tekanan produksi dari dinamika iklim dan ancaman fenomena El Nino yang dapat mempengaruhi sejumlah komoditas pangan. Karena itu, jaminan stok menjadi fondasi sebelum kebijakan harga dan subsidi dijalankan.
"Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara akan terus memastikan ketersediaan pangan, menjaga stabilitas harga dan memastikan masyarakat mendapatkan akses terhadap kebutuhan pokok," kata Gubernur.
Langkah Lanjutan Pemprov Sulut
Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah menghadirkan kebijakan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Pemprov menyebut langkah ini sekaligus memperkuat fondasi pembangunan daerah menuju Sulawesi Utara yang maju, sejahtera dan berkelanjutan.
Perluasan titik GPM dan penyaluran subsidi tujuh komoditas akan menjadi indikator utama apakah stabilitas harga pangan di Sulut bertahan hingga pergantian tahun.