DELI SERDANG — Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan permintaan dukungan pengamanan itu langsung di hadapan Kapolri. Lokasi yang ditinjau berada di Jalan Dwikora, Pasar 4, Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang.
"Kami memohon dukungan yang tulus untuk gedung ini," kata Haedar dalam peninjauan tersebut.
Kampus IV Terpadu UMSU dipersiapkan menjadi salah satu pusat kegiatan Muktamar ke-49 Muhammadiyah. Sumatera Utara telah ditetapkan sebagai tuan rumah, dengan UMSU sebagai lokasi penyelenggaraan.
Progres Auditorium Berkemajuan Capai 75,2 Persen
Rektor UMSU Akrim menyebut sejumlah fasilitas tengah dikebut untuk mendukung pelaksanaan muktamar. Auditorium Berkemajuan yang diproyeksikan menampung sekitar 7.000 orang telah mencapai progres 75,2 persen dan disiapkan sebagai lokasi utama.
Pembangunan Masjid KH Ahmad Dahlan tercatat sekitar 47,3 persen. Sementara Sport Hall Walidah sudah mencapai 96,6 persen dengan kapasitas sekitar 2.500 orang.
"Kampus IV Terpadu UMSU dipersiapkan jadi salah satu pusat kegiatan muktamar dengan dukungan berbagai fasilitas berskala besar," kata Akrim.
Kapolri Cek Kesiapan Pengamanan Muktamar
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyatakan peninjauan dilakukan untuk melihat kesiapan penyelenggaraan Muktamar ke-49. Ia berharap seluruh rangkaian acara berjalan tanpa hambatan.
"Tentunya kita saat ini akan mengecek, dan kita mengharapkan agar perjalanan muktamar bisa berjalan dengan aman, lancar, dan sukses," ujar Listyo.
Muktamar Muhammadiyah dan 'Aisyiyah merupakan forum tertinggi organisasi yang digelar lima tahun sekali. Selain menetapkan program kerja, forum ini juga memilih Ketua Umum PP Muhammadiyah periode berikutnya.
Investasi Jangka Panjang untuk Pendidikan
Haedar menegaskan pembangunan kampus tidak berhenti pada kepentingan muktamar. Fasilitas yang selesai nantinya akan difungsikan sebagai kampus terpadu untuk kegiatan pendidikan jangka panjang.
"Insya Allah, ini menjadi investasi bagi usaha Indonesia Emas dan mencerdaskan bangsa. Selesai muktamar akan dipakai sebagai fasilitas kampus yang Insya Allah akan menjadi kampus terpadu," ujarnya.
Kebutuhan ruang baru dinilai semakin mendesak seiring pertumbuhan jumlah mahasiswa UMSU yang kini mencapai 30 ribu orang. Haedar menyebut pihaknya berharap kehadiran fasilitas baru memberi manfaat luas bagi masyarakat.
"Apalagi mahasiswa UMSU sudah mencapai 30 ribu, dan akan semakin bertambah. Insya Allah, kami memberi maslahat untuk masyarakat," kata Haedar.