JAKARTA - Prestasi membanggakan ditunjukkan oleh PLN UID Kaltimra dalam upayanya melistriki rumah-rumah keluarga prasejahtera melalui skema donasi. Hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 1.162 rumah di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara telah berhasil dinyalakan melalui program Light Up The Dream. Angka ini mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjalankan misi sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah kerjanya.
Pertumbuhan jumlah penerima manfaat
Dari tahun ke tahun, jumlah peserta program ini terus mengalami peningkatan seiring dengan semakin banyaknya pegawai yang bergabung dalam inisiatif donasi. Kepercayaan internal terhadap pengelolaan dana sosial ini menjadi faktor kunci keberhasilan pencapaian target yang telah ditetapkan. Sebanyak 60 rumah yang dinyalakan pada momen Ramadan kali ini merupakan bagian dari target besar yang dicanangkan untuk tahun anggaran 2026.
Distribusi bantuan yang merata
PLN memastikan bahwa sebaran bantuan menjangkau berbagai wilayah secara proporsional, mulai dari perkotaan hingga ke pelosok desa di perbatasan. Hal ini dilakukan untuk menjamin asas keadilan bagi seluruh masyarakat prasejahtera yang berhak mendapatkan akses energi. Data penerima manfaat terus diperbarui secara berkala agar tidak terjadi tumpang tindih dengan bantuan dari instansi pemerintah lainnya.
Efektivitas program donasi sukarela
Model pembiayaan melalui donasi pegawai terbukti sangat efektif dalam menjangkau segmen masyarakat yang tidak tercover oleh anggaran rutin. Kecepatan eksekusi di lapangan menjadi keunggulan tersendiri karena proses administrasi yang lebih fleksibel namun tetap mematuhi prinsip tata kelola yang baik. Keberhasilan ini menjadi rujukan bagi unit-unit PLN lainnya di seluruh Indonesia dalam mengelola program tanggung jawab sosial.
Rencana pengembangan program masa depan
Melihat dampak positif yang sangat besar, PLN UID Kaltimra berencana untuk memperluas jangkauan program ini ke sektor yang lebih luas, seperti fasilitas umum kecil di pedesaan. Penambahan fitur bantuan tidak hanya pada penyambungan listrik, tetapi juga pada edukasi pemberdayaan ekonomi berbasis listrik. Harapannya, masyarakat tidak hanya menjadi konsumen energi, tetapi juga mampu mengolah energi tersebut menjadi nilai tambah ekonomi.
Apresiasi bagi seluruh pemangku kepentingan
Muchamad Chaliq Fadli menutup rangkaian kegiatan dengan memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan tokoh masyarakat yang telah membantu kelancaran program. Dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk memastikan infrastruktur listrik yang telah terpasang dapat terjaga dengan baik. PLN berkomitmen untuk terus hadir sebagai mitra pembangunan yang terpercaya bagi seluruh masyarakat Kalimantan.